Review: Madre

Judul: Madre
Penulis: Dewi ‘Dee’ Lestari
Penerbit: Bentang Pustaka
Terbit:
Juli 2011
Tebal:
176 hlm
ISBN: 9786028811491

Saya sebenarnya ogah dibilang ikut-ikutan, tapi untuk hal yang satu ini saya nggak bisa menolak untuk nggak memasukkan Madre ke salah satu koleksi buku saya apalagi kalau bukan karena penulisnya – Dee.

Madre adalah buku yang menyajikan 13 kumpulan cerpen, puisi, serta prosa pendek karya Dewi Lestari. Ini adalah buku ketujuhnya setelah trilogi Supernova, Filosofi Kopi, Recto Verso, dan Perahu kertas.

Tadinya saya berpikir Madre tidak akan jauh beda dengan Filosofi Kopi, bahkan mungkin lebih mengenyangkan – kalau Filosofi Kopi penawar dahaga maka Madre adalah penawar lapar-nya. Karena di cerpen Madre – yang menceritakan tentang dilema Tansen menjadi pewaris toko roti Tan de Bakker, sangat sukses membuat saya kelaparan – bayangan berbagai macam roti bersliweran tanpa bisa dikendalikan [-_-“] – sama seperti sebelumnya yang dilakukan Filosofi Kopi, membuat saya mengaduk kopi malam-malam. Kalau dipikir-pikir, antara Madre dan Filosofi Kopi sama-sama mengandung kekuatan hipnotis yang mengerikan. Kekuatan magis untuk mengunyah atau menyeruput sesuatu saat kita sedang membaca buku-buku itu.

Lalu ada lagi sajian dari Madre, Semangkok Acar untuk Cinta dan Tuhan, sungguh menohok telak pikiran bawah sadar saya tentang makna Cinta, membuat saya lebih ngeh, and its coming in the right time.

“Itulah Cinta, Itulah Tuhan. Pengalaman, bukan penjelasan. Perjalanan, bukan tujuan. Pertanyaan, yang sungguh tidak berjodoh dengan segala jawaban” [hal.103]

Well, itulah Dee, sangat ahli membuat diri kita tersadar lewat tulisan-tulisannya – tanpa bermaksud menggurui tapi secara tidak langsung dia telah menjadi guru kita.

Namun kali ini saya harus sedikit kecewa – karena hidangan Madre tak senikmat pendahulunya, sejauh ini sajian yang berhasil mengenyangkan saya baru Madre dan Semangkok Acar untuk Cinta dan Tuhan. Bagaimana dengan Anda?

Selamat menikmati hidangan special from Dee – Madre.

3 thoughts on “Review: Madre

  1. Wahhh …ngikut Lomba Nulis Surat Untuk Dewi dee Lestari ternyata kayak masuk sarang Harimau ya…ternyata semua orang sudah kenal buanget ama Mbak dewi dee Lestari, sedangkan aku searching aja masih satu jam yang lalu, hiii…jadi pesimis dech…Selamat Buat sobat, revieunya sangat bagus , semoga menang, aku nekad aja daripada kena broken link karena menghapus posting, anggep aja aku angka ikut…doang…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s