Dilema Lelang Buku

Hai semuanya..Mohon Maaf Lahir dan Batin ya temans, maafkeun kalau absen saya selama ini kelamaan – sangat kelamaan malah *ampuni saya yaah*

Berhubung saya juga sedang tidak dalam kondisi fit untuk menulis resensi – kali ini saya mau posting soal yang ringan-ringan aja dulu *gapapa kan* hehe..kebetulan saya punya gangguan kepala yang harus di curahkan – ini tentang Book Bid or Book Auction or Lelang Buku, why?!

Ceritanya kemarin-kemarin saya iseng ikut Book Bid yang digelar oleh Penerbit dan beberapa TB Online – alasa saya ikut ya cuma satu – suka sama buku yang sedang dilelang *what else?* Dan inilah tragedi yang umumnya terjadi saat proses lelang tersebut berlangsung – banyak peserta yang menawar tanpa tedeng aling-aling dan seringnya mereka menggila dengan harga yang dipasang – ngga sedikit yang masang kelewat jauh dari harga sebelumnya, saya..? cuma bisa menahan diri untuk tidak membanting laptop atau melempar handphone >_<

Sebenernya wajar juga sih kalo ada yang menawar lebih tinggi – namanya juga lelang – iya kan? tapi yang suka bikin sebal itu kalo harga baru yang dipasang itu kelewat jauh dari sebelumnya *hedeh* sebenernya mereka ngerti ngga sih cara lelang? memang saya bukan ahli melelang – tapi at least saya masih mau menghargai sesama pelelang yang juga menginginkan buku/ barang yang sama dengan harga yang masuk akal.

Biasanya saya pasti langsung pergi dari arena lelang kalo harga yang dipasang sudah ‘aneh bin mustahil’ – ciri-cirinya (untuk buku): harga buku lelang sama/ mendekati/ melebihi harga asli buku, misal (1) harga lelang buku 46.500 – harga asli buku 50.000 (2) harga lelang 41.000 dan harga asli buku 38.000 >> ini yang saya bilang ngga masuk akal. Bagaimana mungkin ada orang yang melelang buku sampai melebihi harga buku aslinya, biyuuhh..aseli saya gemas.

Hampir bisa dibilang saya belum pernah sekalipun menangin buku lewat jalur ini (red: lelang) – daripada saya uring-uringan mending saya langsung beli bukunya di toko buku, toh harga akhirnya sama. Tapi seringnya saya masih aja ikut lelang karena membawa segunung harapan kali aja saya bisa dapat buku dengan harga yang bersahabat ^_^

Sebelum saya masang harga – biasanya saya cari tahu dulu harga asli bukunya berapa rupiah, dari situ baru saya memulai perjuangan dengan setumpuk harapan, hehe.. *lebay* dan saya pasti mangkir dari arena kalo harga buku sudah melewati batas harga yang saya tetapkan (kurang lebih 10% – 15% dari harga asli) ^_^

So, here my rules while do book bidding: (silahkan kalo ada yg mau nambahin – free)

– Berlaku sopan dan menghargai orang lain

– Baca dan ikuti aturan lelang/ bidding dengan baik dan benar

– Tetap waras (ini penting, karena biasanya kita suka lupa diri dan mengabaikan kenyataan)

Oia, postingan ini saya maksudkan untuk buku yang barangnya masih bisa di dapat di pasaran, bukan untuk buku-buku antik atau langka. Karena untuk buku antik pasti beda lagi aturannya ^_^

One thought on “Dilema Lelang Buku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s