Review: Goosebumps – Slappy’s Nightmare

Image

Judul: Slappy’s Nightmare – Goosebumps
Penulis: R.L. Stine
Penerbit: PT. Gramedia Pustaka Utama
ISBN: 9796861720
Terbit: Juni 2001
Halaman: 144 hlm.

Usia kelayakan baca: 10 y.o and above

Kemarin sewaktu saya lagi menjelajahi rak buku di perpustakaan kantor, saya nemu buku ini disela-sela deretan buku, the one and only. Setelah sekian lama, akhirnya saya bisa baca buku ini lagi, berasa nostalgia, masih kebayang rasa takut dan deg-deg-an waktu SMP dulu saya baca buku-buku Goosebump. Tapi , kali ini rasa deg-deg-an.nya ngga seberapa, mungkin karena sudah bukan anak SMP lagi, ehehehe..

Slappy terbelalak memandangi boneka kayu yang terbaring di dalam peti kayu itu. Tak salah lagi. Boneka itu kembaran identiknya.

“Dari mana kaudapat rongsokan itu?” tanyanya dengan sinis. Tapi matanya melihat ke sana kemari dengan gelisah.

Dengan hati-hati Jimmy O`James mengangkat boneka baru itu dan setumpuk kertas yang sudah menguning. “Aku menemukannya di toko barang sihir. Dan ini petunjuk mengenai cara menghidupkan boneka itu-dan bagaimana membuatmu tidur selamanya!” – (sinopsis di cover belakang buku)

Slappy’s Nightmare, bercerita tentang Slappy, sebuah boneka kayu dan Jimmy, si pemilik boneka. Slappy dan Jimmy adalah pasangan komedian yang biasa mengisi acara di beberapa pertunjukan, disebutkan disini bahwa Slappy adalah sebuah boneka perut, bicara soal boneka perut pikiran saya langusng mengarah ke boneka Susan.nya Kak Ria ^_^

Slappy ini, meski dia adalah boneka perut yang mana baru bisa bersuara jika si pemilik bersuara, dia tidak seperti itu. Slappy bebas berbicara bahkan bergerak sesuai kemauannya, karena Slappy adalah boneka yang bernyawa, dan dia jahat. Again, it reminds me of another doll, Chucky.

Saat Jimmy sedang mengelar pertunjukan.nya, Slappy tiba-tiba berulah dan menakuti-nakuti semua penonton. Hal ini membuat Jimmy murka, dia mengancam Slappy akan menidurkannya dan menggantinya dengan Wally, boneka perut.nya yang baru. Dasar Slappy, dia begitu keras kepala, bukannya mendengarkan dia malah mengajak Jimmy untuk bertengkar, bergulat saling cekik mencekik, hingga aksi mereka berdua dilihat oleh sepasang kakak beradik, Georgia dan Sally – barulah keduanya berhenti. Georgia berpikir adegan yang baru saja dilihatnya adalah menakjubkan – dia pikir bahwa Jimmy sangat jago berakting dengan bonekanya, dia sama sekali tidak tahu bahwa Slappy benar-benar menyerang dan ingin membunuh Jimmy.

Singkat cerita, Jimmy akhirnya memberikan Slappy kepada Georgia, karena gadis kecil itu begitu menginginkannya. Tapi sebelum Slappy berpindah tangan, Jimmy sempat berkata pada Slappy, bahwa dia harus berbuat 3 kebaikan, jika tidak maka hidupnya akan berakhir dan dia tertidur untuk selamanya.

Jadilah Slappy berganti pemilik, Georgia adalah pemiliknya sekarang. Dia berpikir keras bagaimana caranya berbuat kebaikan? Aku ini boneka jahat, jahat, jahat sekali, katanya berulang-ulang. Karena keinginan Slappy untuk tetap hidup begitu besar, mau tidak mau dia memutuskan untuk berbuat 3 kebaikan, hanya 3 kebaikan apa susahnya, setelah itu aku akan kembali berbuat jahat.

Kebaikan pertama yang mula-mula ingin dia lakukan adalah membantu membereskan kamar Georgia yang berantakan, disaat Georgia sudah tidur terlelap, Slappy bergerak dan mulai merapikan kapar hingga benar-benar bersih dan rapi, setelah pekerjaan baiknya selesai dia jatuh tertidur. Keesokan paginya, Slappy terbangun karena dikejutkan oleh teriakan-teriakan dari seisi rumah. Kamar Georgia dalam keadaan yang kacau balau, sangat berantakan mirip kapal pecah, korden tercabik-cabik, buku bertebaran dimana-mana. Slappy tidak percaya dengan apa yang dilihatnya, dia merasa sudah merapikannya semalam, dia begitu marah dan bingung.

Begitu seterusnya, berapa kalipun Slappy berbuat baik malah keadaan sebaliknya yang terjadi. Kacau balau dan mengerikan.

Siapakah sebenarnya yang berusaha mengacaukan niat baik Slappy? Akankah Slappy tetap hidup atau tertidur selamanya?

Rate: 4 of 5

Review ini diikutkan dalam event: Fun Year Event with Children’s Literature

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s